“Saya berharap melalui pembagian ini, makin tumbuh semangat untuk membaca, memahami, dan mengamalkan ajaran Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” imbuhnya.
Distribusi mushaf yang dilengkapi terjemahan ini ditujukan untuk berbagai elemen masyarakat, mulai dari pondok pesantren, masjid, mushola, madrasah, hingga sekolah-sekolah.
Langkah ini dipandang sebagai upaya nyata dalam memperkuat karakter masyarakat yang religius dan berakhlak mulia.
Lebih lanjut, Agustina menekankan bahwa gerakan pembagian Al-Qur’an ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Semarang dalam menyambut gelaran akbar MTQ Nasional yang akan berlangsung di kota Semarang pada September 2026 mendatang.
“Kota Semarang akan menjadi tuan rumah MTQ Nasional. Oleh karena itu, mari kita mantapkan kesiapan spiritual kita sejak sekarang. Mari berbenah, tunjukkan bahwa Semarang adalah kota yang nyaman, jalannya bersih, dan warganya sangat ramah kepada pendatang,” jelasnya.












