Agustina berharap Dugderan dapat menjadi ruang ekspresi budaya sekaligus penggerak ekonomi masyarakat, khususnya bagi para pelaku usaha kecil.
“Saya mengajak seluruh warga untuk datang dan merayakannya dengan penuh kegembiraan, kebersamaan, dan saling menghormati,” jelasnya.
“Pesan saya, tetap jaga ketertiban, kebersihan, dan keamanan selama perayaan. Semoga semangat Dugderan memperkuat persaudaraan, menumbuhkan toleransi, serta membawa berkah bagi masyarakat dan Kota Semarang,” pungkasnya.
Sebagai informasi, demi mendukung kelancaran acara, Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang menerapkan pengalihan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan.
Masyarakat diimbau mematuhi rambu petugas dan memanfaatkan sejumlah titik parkir resmi yang telah disiapkan di Gedung Parkir Masjid Agung Kauman, Parkir Basement SCJ Matahari, Basement Alun-alun Pasar Johar, serta sepanjang Jalan Alun-alun Timur.***












