Warga Kota Semarang semakin berkualitas. Ukuran kualitas hidup warga yang disebut Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Semarang kini mencapai 85,80 di tahun 2025.
Angka ini melompat dari tahun 2020 yang masih 83,05. Lebih membanggakan lagi, capaian ini lebih tinggi dari rata-rata Jawa Tengah dan nasional.
Artinya, anak-anak Semarang makin banyak yang sekolah, dan warganya makin sehat.
Warga Miskin Berkurang Signifikan. Tahun 2020 lalu, angka kemiskinan kota Semarang masih 11,84 persen. Sekarang, diperkirakan tinggal 9,36 persen.
Turunnya konsisten dari tahun ke tahun: 11,25 persen (2021), 10,98 persen (2022), 10,77 persen (2023), 10,19 persen (2024), hingga 9,71 persen dan sekarang 9,36 persen. Ini bukti program pemberdayaan ekonomi benar-benar menyentuh warga yang membutuhkan.
Lapangan Kerja Makin Terbuka. Dulu semasa pandemi, tingkat pengangguran sempat tinggi di angka 9,54 persen (2020). Kini, berhasil ditekan hingga 4,66 persen di tahun 2024.












