Ia menilai, berbagai event yang digelar di Kota Semarang dalam beberapa waktu terakhir telah memberikan warna tersendiri bagi perkembangan kota.
Selain kawasan Kota Lama yang menjadi salah satu daya tarik utama, berbagai agenda berskala regional hingga nasional dinilai mampu meningkatkan kunjungan masyarakat dari luar daerah.
“Alhamdulillah, kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan di Kota Semarang ini cukup menghidupkan Kota Semarang,” ujar Harry Nuryanto dalam sambutannya.
Menurut Harry, penyelenggaraan berbagai event juga memberikan dampak terhadap sektor ekonomi lainnya.
Kehadiran tamu dari berbagai daerah secara langsung maupun tidak langsung ikut mendorong tingkat okupansi hotel, aktivitas restoran, pusat perdagangan, hingga sektor UMKM.
Ia mencontohkan sejumlah agenda besar yang sebelumnya berlangsung di Semarang, termasuk Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI 2026 serta berbagai kegiatan di kawasan Kota Lama.












