Para pelari tidak hanya menempuh rute yang telah ditentukan, tetapi juga dapat menikmati suasana kawasan bersejarah serta pertunjukan seni di sepanjang perjalanan.
Menurut Agustina, kekayaan heritage Kota Semarang tidak hanya tercermin dari bangunan-bangunan bersejarah, tetapi juga dari kehidupan masyarakat dan keberagaman budaya yang berkembang di dalamnya.
Melalui Semarang Heritage Night Run, masyarakat diharapkan dapat mengenal karakter Kota Semarang secara lebih dekat melalui pengalaman langsung, termasuk berinteraksi dengan pelaku seni yang turut memeriahkan kegiatan tersebut.
Usai melepas peserta, Agustina menyempatkan diri berkeliling kawasan Pecinan dan Pasar Semawis.
Dalam kesempatan itu, ia menyapa warga sekaligus mengunjungi sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang beraktivitas di kawasan tersebut.
Kunjungan itu turut menunjukkan keterkaitan antara kegiatan olahraga dan pariwisata dengan aktivitas ekonomi masyarakat, khususnya pelaku usaha kuliner dan UMKM di kawasan Pecinan.












