Pihak pengelola menegaskan bahwa kegiatan menangkap ikan di lokasi harus mematuhi aturan ketat. Pengunjung dilarang menembak ikan, menjala, menyetrum, atau mengambil ikan secara ilegal (nyekrak). Hal ini bertujuan menjaga ekosistem danau tetap lestari.
Pemancingan di Maerakaca sudah dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Tiket harian dibanderol Rp20.000 per orang, dengan keuntungan tambahan bagi pengunjung, hasil tangkapan ikan boleh dibawa pulang. Berbagai jenis ikan tersedia, antara lain bandeng, nila, mujaher, gabus atau kutok, kakap putih, kiper, belanak, betok, dan jenis ikan lainnya.
Program pemancingan ini disambut antusias oleh warga lokal. Rachman Polalo seorang warga Semarang yang hobi memancing, mengaku rutin datang ke Maerakaca sejak program ini dimulai pada libur Lebaran Idul Fitri 1447 H tahun 2026.












