Menurut dia, pegawai pemerintah perlu memiliki kemampuan bahasa Inggris yang memadai untuk mendukung pelaksanaan tugas kedinasan, termasuk ketika mengikuti forum internasional, program belajar ke luar negeri, maupun berkomunikasi dengan warga negara asing.
Melalui pelatihan tersebut, peserta dibekali pemahaman mengenai karakteristik dan pola soal TOEFL ITP. Dengan persiapan yang terarah, peserta diharapkan lebih siap menghadapi tes sekaligus memiliki kepercayaan diri yang lebih baik dalam menggunakan bahasa Inggris.
Sementara itu, Direktur USM LCC, Dr. Adi Ekopriyono, menegaskan bahwa peningkatan kemampuan bahasa asing merupakan bagian penting dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia.
Karena itu, USM LCC membuka peluang kerja sama dengan berbagai instansi untuk menyelenggarakan pelatihan bahasa dan pengujian kemampuan bahasa sesuai kebutuhan.












