Untuk memperkuat ekosistem perfilman daerah, Pemerintah Kota Semarang membuka peluang kerja sama serta memberikan kemudahan bagi pelaku produksi film yang ingin berkarya di Kota Semarang.
Dukungan tersebut diharapkan tidak hanya membuka kesempatan produksi, tetapi juga memperluas ruang belajar bagi sineas lokal, mempertemukan mereka dengan pelaku industri perfilman yang lebih luas, serta meningkatkan kualitas karya agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Agustina menilai, dukungan terhadap sineas tidak selalu harus berbentuk pendanaan. Kesempatan berkolaborasi, keterlibatan tokoh perfilman, serta transfer pengetahuan dan pengalaman juga menjadi bagian penting dalam membangun kapasitas pelaku industri kreatif di daerah.
“Kita siap bekerja sama dengan harapan kalau enggak dapat support duitnya kita dapat support tokoh dan ilmunya. Dan itu kemudian yang membuat road to international festival,” tambahnya.












