Sementara itu, Ketua KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara mengatakan, para atlet telah menjalani pemusatan latihan sebagai bagian dari persiapan menghadapi kompetisi.
Ia optimistis kesiapan tersebut dapat mendukung pencapaian target medali yang telah ditetapkan.
Arnaz juga menyoroti peluang perolehan medali dari sejumlah cabang olahraga baru, seperti barongsai, catur Cina, dan e-sport.
“Persiapan atlet sudah matang dan 60–70 persen hadir langsung hari ini dengan semangat luar biasa. Beberapa cabor baru berpotensi mendulang emas. Kami mohon doa restu warga Semarang agar kontingen kita kembali berjaya,” ujar Arnaz.
Selain mengejar prestasi, penyelenggaraan PORPROV Jateng 2026 juga diharapkan memberikan dampak ekonomi bagi Kota Semarang.
Sebagai salah satu tuan rumah, kehadiran atlet, ofisial, dan pendamping dari berbagai daerah berpotensi meningkatkan aktivitas usaha, terutama pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan, serta perhotelan.












