Guna mencapai target tersebut, pihaknya melakukan aksi maraton perbaikan jalan melalui skema tambal sulam (patching).
Tercatat, sebanyak 2.302 titik kerusakan telah tertangani sepanjang Januari hingga Februari, dan kini sedang dikebut penanganan pada 810 titik tambahan yang ditargetkan rampung sebelum puncak arus mudik.
“Kami terus melakukan akselerasi. Ada total 3.112 titik penanganan jalan yang kami tangani secara masif sejak Januari menggunakan material hotmix berkualitas. Semua pengerjaan fisik kami targetkan selesai total sebelum hari H agar tidak ada alat berat yang mengganggu kelancaran lalu lintas,” terangnya.
Selain mengoptimalkan jalan kota, Wali Kota juga menekankan pentingnya kesiapan jalur alternatif dan koordinasi lintas sektor di pintu masuk utama seperti Kaligawe dan Mangkang.
Walaupun titik tersebut merupakan jalan nasional, Pemkot Semarang terus menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah pusat demi kelancaran bersama.












