Menurutnya, Simpang Lima memiliki peran penting sebagai pusat mobilitas sekaligus wajah Kota Semarang.
Oleh sebab itu, kualitas infrastruktur di kawasan tersebut harus terus ditingkatkan agar mampu mendukung aktivitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Agustina menambahkan, Pemkot Semarang akan terus melakukan pemeliharaan serta pemantauan berkala terhadap jaringan drainase, khususnya di lokasi-lokasi yang berpotensi mengalami genangan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih aman, nyaman, dan produktif.
Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut berperan menjaga kebersihan saluran air dengan tidak membuang sampah sembarangan.
Menurutnya, keberhasilan pengendalian banjir dan genangan tidak hanya bergantung pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga membutuhkan kesadaran serta partisipasi aktif seluruh warga.












