SEMARANG, (Repronews.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang kembali menegaskan komitmennya untuk senantiasa menjaga harmoni sosial dan memperluas inklusivitas. Hal ini salah satunya terwujud melalui kegiatan sahur bersama tokoh nasional Sinta Nuriyah Abdurrahman Wahid yang digelar di Pura Agung Girinatha, Selasa, 24 Februari 2026.
Momentum sahur Ramadhan 1447 H yang berlangsung di rumah ibadah umat Hindu tersebut menjadi simbol bahwa keberagaman di Kota Semarang dirawat dalam praktik.
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan bahwa harmoni sosial adalah fondasi pembangunan kota.
Ia menyampaikan bahwa capaian Kota Semarang yang berada di tiga besar nasional Indeks Kota Toleran menjadi indikator bahwa ruang aman bagi seluruh warga terus dijaga.
“Harmoni ini tidak hadir dengan sendirinya, harmoni ini dibangun dari kesediaan untuk saling memahami, keberanian untuk saling menerima, dan komitmen bersama untuk menempatkan kemanusiaan di atas segala perbedaan,” ujar Agustina.












