Suasana yang terbangun menunjukkan bahwa kebersamaan di Kota Semarang berjalan dalam ruang yang inklusif dan terbuka bagi semua.
Melalui momentum ini, Pemerintah Kota Semarang menegaskan bahwa toleransi dan inklusivitas menjadi bagian dari arah pembangunan Kota Semarang sebagai rumah bersama.***












