Lebih lanjut, Agustina menekankan pentingnya pengisian waktu libur dengan aktivitas yang edukatif dan menyenangkan.
Ia menyebut, Dinas Pendidikan telah memberikan panduan agar sekolah dan orang tua mengarahkan anak pada kegiatan yang mendorong literasi, kreativitas, dan kesehatan fisik.
“Kami mendorong aktivitas seperti membaca buku bersama, kegiatan literasi dan numerasi yang ringan, seni, permainan yang melatih logika dan kerja sama, olahraga, serta kegiatan budaya sesuai minat anak. Semua itu tanpa menambah beban akademik,” jelasnya.
Menghadapi libur sekolah yang bertepatan dengan puncak musim hujan, Agustina mengingatkan orang tua dan sekolah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko keselamatan anak.
Ia menekankan pentingnya edukasi kebencanaan sejak dini.
“Kami mengimbau orang tua dan sekolah memberikan edukasi Satuan Pendidikan Aman Bencana. Anak perlu tahu jalur evakuasi, nomor layanan darurat, dan memahami risiko saat beraktivitas di luar rumah, terutama di musim hujan,” katanya.












