Di bidang jalan, DPU Kota Semarang juga melakukan peningkatan pada sejumlah ruas untuk mendukung aksesibilitas dan kemantapan jalan.
Ruas yang ditangani antara lain Jalan RM Hadi Subeno, Payung Mas Raya Banyumanik, Jatikalangan dan Kampung Jambon di Mijen, R Soekanto Tembalang, Robyong Ngaliyan, Palebon, Damar Wulan Semarang Barat, hingga Anjasmoro dan Kaligawe – Pasar Waru.
Selain itu, pemeliharaan rutin jalan dan drainase juga terus dilakukan secara berkala.
Terkait realisasi anggaran, Agustina menjelaskan bahwa hingga akhir 2025, realisasi anggaran pembangunan infrastruktur mencapai sekitar 81 persen dari pagu sebesar Rp384 miliar.
“Kualitas hasil pembangunan dijaga melalui pengawasan dan pengujian konstruksi secara periodik agar sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan,” katanya.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tahun 2025 telah berjalan sesuai prioritas kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menjawab persoalan banjir, kerusakan jalan, dan konektivitas wilayah.












