Tak hanya itu, pemerintah juga menjalankan Gerakan Pangan Murah di 1.532 RW, menyalurkan bantuan pangan bagi ibu hamil, memberikan makanan tambahan untuk anak stunting, meluncurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta menggerakkan penanaman 10.000 pohon sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian lingkungan.
“Semua program ini kami hadirkan agar masyarakat benar-benar merasakan kehadiran pemerintah di tengah kehidupan mereka. Pemerintah harus menjadi solusi yang memberikan manfaat langsung bagi warga,” kata Agustina.
Selain menghadirkan berbagai layanan publik, Pemerintah Kota Semarang juga mengajak masyarakat memeriahkan Bulan Kemerdekaan melalui beragam pertunjukan seni dan budaya.
Di antaranya pementasan Wayang Orang pada 14 Agustus dan Wayang Kulit pada 20 Agustus di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS), Festival Nari Bareng “DUG DUG DER” di Jalan Pemuda pada 9 Agustus, serta Pagelaran Wayang Kulit dan Wayang On The Street di kawasan Kota Lama yang berlangsung pada pertengahan hingga akhir Agustus.












