“Malam ini kita tidak hanya memilih yang terbaik secara penampilan atau kemampuan berbicara. Kita sedang memilih wajah masa depan Kota Semarang,” jelasnya.
Ia juga mendorong para finalis untuk aktif mengangkat isu-isu strategis seperti lingkungan hidup, ketahanan pangan, hingga promosi budaya lokal melalui konten kreatif yang relevan dengan generasi muda.
Selain pemilihan Denok Kenang, malam puncak acara juga dirangkaikan dengan pengundian program IJOLKE sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat yang taat pajak serta upaya memperkuat digitalisasi transaksi di sektor hotel, restoran, parkir, dan hiburan di Kota Semarang.
Program tersebut mencatat lebih dari 31 ribu struk transaksi yang telah terverifikasi selama periode 1 Maret hingga 24 Mei 2026.
Beragam hadiah diundi, mulai dari perangkat gawai hingga puluhan smartphone.
Pada akhir acara, dewan juri menetapkan Farah Azra Bramantya sebagai Denok Semarang 2026 dan Bima Surya Wandana sebagai Kenang Semarang 2026.












