SEMARANG (Repronews.id) – Suasana khidmat menyelimuti Kompleks Makam Sunan Pandanaran, Minggu, 5 Juli 2026, saat ribuan masyarakat mengikuti rangkaian Haul Sunan Pandanaran (Ki Ageng Pandanaran) 1448 Hijriah.
Di tengah momentum tersebut, Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang untuk terus memperkuat identitas kota sebagai daerah yang religius, berbudaya, dan berakar pada sejarah perjuangan para pendirinya.
Bagi Agustina, Haul Sunan Pandanaran bukan sekadar agenda tahunan yang sarat tradisi, melainkan ruang refleksi untuk mengingat kembali perjalanan panjang berdirinya Kota Semarang yang dibangun melalui dakwah, keteladanan, serta semangat kebersamaan yang diwariskan Ki Ageng Pandanaran.
“Semarang tumbuh menjadi kota besar karena memiliki fondasi nilai yang kuat. Ki Ageng Pandanaran mengajarkan bahwa membangun masyarakat tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui akhlak, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama,” kata Agustina.












