Dalam kondisi cuaca ekstrem, para peserta bahkan harus diangkut menggunakan mobil terbuka dari Balai Kota Semarang menuju titik akhir di kawasan Simpang Lima.
Meski demikian, mereka tetap diberikan kesempatan untuk menampilkan pertunjukan di hadapan Wali Kota Semarang dan masyarakat yang telah menanti.
“Karena hujan, beban kostum jadi lebih berat. Tapi gimana pun caranya kita harus tetap menjaga keseimbangan,” kata Heri.
Untuk dapat berpartisipasi dalam SNC 2026, Heri mengaku telah melakukan persiapan selama kurang lebih tiga bulan, termasuk dalam proses perancangan kostum.
Persiapan panjang tersebut membuatnya merasa kurang puas apabila tidak dapat menuntaskan seluruh rangkaian acara.
Lebih lanjut, Heri menyebut ini merupakan kali kedua dirinya mengikuti Semarang Night Carnival.
Ia mengaku selalu terkesan dengan atmosfer kota serta antusiasme peserta lain dalam memeriahkan parade budaya tahunan tersebut.












