BeritaNasional

Dari Semarang ke Eropa, IPEMI Jateng Dorong Produk UMKM Tembus Pasar Belgia

29
×

Dari Semarang ke Eropa, IPEMI Jateng Dorong Produk UMKM Tembus Pasar Belgia

Sebarkan artikel ini

Menurut Woro, tahun 2026 menjadi momentum penting bagi UMKM Indonesia untuk melakukan pembenahan.

Waktu yang tersedia sebelum IEU-CEPA berlaku efektif perlu dimanfaatkan untuk memperkuat berbagai aspek yang menjadi persyaratan memasuki pasar Eropa.

“Khususnya membenahi kualitas SDM, ketertelusuran rantai pasok, dokumentasi uji tuntas, sertifikasi berkelanjutan dan kepatuhan asal barang,” jelasnya.

Woro yang juga Ketua PPLN IPEMI Belgia itu menilai kesiapan sejak dini akan membuat UMKM lebih mampu memanfaatkan peluang ketika akses pasar Eropa semakin terbuka.

Sementara itu, dalam sesi Give Your Product a Passport, Expert Export European, Emmanuel Weitzel, mengingatkan bahwa konsumen dan pembeli Eropa semakin memperhatikan asal-usul serta proses produksi sebuah barang.

Menurutnya, terdapat tiga pertanyaan utama yang perlu mampu dijawab pelaku usaha ketika produknya hendak masuk pasar Eropa, yakni dari mana produk berasal, bagaimana produk tersebut dibuat, serta apa dampaknya terhadap lingkungan.