Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dinamika kota yang terus berkembang dan menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat.
“Kegiatan ini menjadi bagian dari kehidupan kota yang terus bergerak, menghadirkan ruang bagi masyarakat untuk saling bertemu dan berbagi kebahagiaan di ruang publik,” ujar Wali Kota Semarang yang akrab disapa Agustina itu.
Ia juga menekankan bahwa kekuatan sebuah kota justru terletak pada keberagaman yang dikelola dengan baik.
“Seringkali kita berpikir kebersamaan lahir karena kesamaan. Padahal, justru karena perbedaan itulah kebersamaan menjadi kuat dan berarti,” tegasnya.
Karnaval Paskah tahun ini menjadi refleksi bahwa pembangunan kota tidak hanya berfokus pada aspek infrastruktur, tetapi juga pada pembentukan ruang sosial yang mampu merangkul seluruh masyarakat secara adil dan setara.












