Sementara itu, Ketua Panitia Kontes, Sofani, mengungkapkan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi.
Hingga saat ini, tercatat lebih dari 12 ribu batu telah didaftarkan untuk mengikuti kontes dan jumlah tersebut diperkirakan terus bertambah.
Peserta berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Surabaya, Madura, Banyuwangi, Malang, Kediri, Solo, Pekalongan, Jakarta, Bandung, Lombok, Makassar, Medan, Kalimantan, hingga Batam. Selain itu, peserta dari Malaysia dan Singapura juga dijadwalkan hadir.
“Kontes dan pameran ini dipastikan ramai karena minat peserta sangat besar. Kami berterima kasih kepada jajaran pemerintah daerah dan Polda Jateng yang telah memberikan dukungan maksimal,” kata Sofani.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut bertujuan melestarikan budaya Nusantara, khususnya batu akik, batu permata, pusaka, dan benda antik. Selain itu, kegiatan juga diharapkan mampu meningkatkan edukasi masyarakat mengenai nilai sejarah dan filosofi benda pusaka sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.












