Ia menjelaskan, peremajaan armada bukan sekadar mengganti kendaraan yang telah berusia tua, tetapi merupakan bagian dari transformasi sistem transportasi perkotaan yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.
“Tahun ini kami menargetkan peremajaan 132 armada, termasuk 27 bus besar listrik. Hingga akhir Juli, sebanyak 73 armada atau sekitar 55 persen target telah direalisasikan. Kami optimistis seluruh target dapat tercapai sehingga layanan Trans Semarang semakin modern, nyaman, aman, sekaligus lebih ramah lingkungan,” tambahnya.
Ke depan, Pemerintah Kota Semarang berkomitmen melanjutkan peningkatan kualitas layanan Trans Semarang melalui modernisasi armada, penguatan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, serta berbagai inovasi pelayanan lainnya.
Langkah tersebut diharapkan semakin memperkuat peran transportasi publik sebagai pilihan utama masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya sistem mobilitas perkotaan yang aman, nyaman, mudah diakses, dan berkelanjutan.***












