BeritaNasional

Diskusi Reformasi Jilid II di Semarang Tekankan Pentingnya Persatuan dan Dialog Kritis

45
×

Diskusi Reformasi Jilid II di Semarang Tekankan Pentingnya Persatuan dan Dialog Kritis

Sebarkan artikel ini

Ia menambahkan, gerakan yang berjalan sendiri-sendiri tidak akan cukup efektif dalam mendorong perubahan.

Karena itu, diperlukan ruang dialog yang sehat, terbuka, dan objektif agar berbagai gagasan dari beragam kelompok masyarakat dapat disatukan menjadi kekuatan bersama.

Sementara itu, akademisi Nur Hidayat Sardini menilai Kota Semarang masih membutuhkan lebih banyak forum diskusi yang secara serius membahas komitmen terhadap perbaikan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

“Di Semarang masih sangat sedikit forum yang secara serius membedah komitmen kita terhadap perbaikan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” ungkapnya.

Nur Hidayat juga memberikan sejumlah catatan terhadap berbagai program pemerintah, termasuk Program Koperasi Merah Putih.

Menurutnya, yang terpenting bukanlah mendukung atau menolak program tersebut, melainkan memastikan tata kelolanya berjalan dengan baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.