Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada pengguna jalan yang mengalami kepadatan lalu lintas akibat penutupan atau pengaturan arus kendaraan di sejumlah ruas yang menjadi rute kirab.
“Pemerintah Kota Semarang menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga dan pihak yang mendukung kelancaran acara. Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada para pengguna jalan yang sempat terdampak kepadatan lalu lintas di sepanjang rute kirab sejak pagi hari,” ungkapnya.
Rangkaian puncak Festival Arak-Arakan Cheng Ho 2026 kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengembalian Kimsin dari Sam Poo Kong menuju Klenteng Tay Kak Sie pada Sabtu sore.
Agustina berharap semangat kebersamaan dan toleransi yang tercermin dalam Festival Cheng Ho dapat terus dipertahankan.
Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi modal penting dalam pengembangan pariwisata berbasis budaya sekaligus memperkuat identitas Kota Semarang.












