Untuk memudahkan calon investor dalam menjajaki peluang kerja sama, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang menyiapkan sejumlah fasilitas pendukung.
Layanan tersebut meliputi penyediaan informasi aset, peninjauan lokasi secara virtual, fasilitasi koordinasi dengan perangkat daerah dan BUMD, hingga pendampingan proses perizinan melalui platform yang tersedia.
Agustina berharap, penawaran 19 peluang investasi tersebut dapat menarik minat dunia usaha untuk berpartisipasi dalam pengembangan potensi daerah.
Ia juga mengajak para investor melihat Semarang tidak sekadar sebagai wilayah pemasaran, tetapi sebagai mitra strategis untuk mengembangkan bisnis dan membangun jaringan usaha baru.
“Lihatlah Kota Semarang bukan hanya sebagai pasar potensial, namun juga sebagai mitra untuk membangun bisnis dan membuka jejaring baru,” pungkasnya.***












