Ia mengatakan, sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, komunitas, pelaku usaha, serta generasi muda menjadi salah satu kunci agar koperasi dapat tumbuh secara berkelanjutan.
“Koperasi harus mampu menjadi rumah bersama untuk mengembangkan potensi ekonomi. Karena itu, kami mendorong generasi muda untuk berani memulai dari ide sederhana, kemudian diwujudkan menjadi aksi dan diperkuat melalui kolaborasi,” katanya.
Dari sisi pemerintah pusat, Tim Asdep Pemasaran Kementerian Koperasi Republik Indonesia Rizka Maulia Indriani mengajak generasi muda untuk tidak ragu menjadikan koperasi sebagai salah satu pilihan dalam membangun usaha.
Ia menilai, perkembangan teknologi digital memberikan peluang luas bagi koperasi untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produk anggotanya kepada masyarakat.
“Anak muda memiliki kemampuan untuk melihat peluang pasar dengan cepat. Karena itu, koperasi juga harus hadir dengan pendekatan yang kreatif, termasuk dalam pemasaran dan pemanfaatan platform digital,” jelas Rizka.












