Diskusi membahas pencegahan pelecehan seksual, perlindungan korban, hingga pentingnya keberanian masyarakat untuk melaporkan kejadian yang dialami maupun disaksikan selama perjalanan kereta api.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menegaskan perusahaan tidak menoleransi segala bentuk pelecehan seksual di lingkungan perkeretaapian.
“Bagi KAI, keselamatan dan rasa aman pelanggan maupun petugas merupakan prioritas. Kami ingin memastikan setiap orang dapat melakukan perjalanan dengan tenang, tanpa rasa takut terhadap tindakan pelecehan seksual,” ujar Luqman.
Ia mengatakan KAI terus memperkuat edukasi, meningkatkan kesiapsiagaan petugas, serta memastikan setiap laporan ditindaklanjuti secara serius dengan mengutamakan keselamatan dan privasi korban.
“Kami juga mengajak masyarakat untuk tidak diam ketika mengalami atau menyaksikan pelecehan seksual, tetapi segera melapor agar dapat ditangani sesuai prosedur,” katanya.












