SEMARANG, (Repronews.id) – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti memperkenalkan Tari Dug Dug Der sebagai karya budaya yang diharapkan menjadi salah satu identitas baru Kota Semarang.
Tarian tersebut mengangkat nilai kebersamaan, toleransi, keberagaman, dan gotong royong yang dinilai merepresentasikan karakter masyarakat Kota Semarang.
Wali Kota Semarang yang akrab disapa Agustina itu mengatakan bahwa Tari Dug Dug Der lahir dari akar sejarah Kota Semarang yang sejak dahulu berkembang melalui perjumpaan berbagai budaya, etnis, agama, dan tradisi.
Ruh tarian tersebut bersumber dari tradisi Dugderan yang selama ini menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Semarang dan telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia.
“Kota Semarang berdiri di atas keberagaman. Perbedaan bukan sesuatu yang memisahkan, melainkan kekuatan yang menyatukan kita. Filosofi itulah yang hidup dalam Tari Dug Dug Der,” ujar Agustina, Kamis, 6 Agustus 2026.












