Ia menambahkan, kondisi medan yang menantang menjadi ruang bagi personel SAR untuk menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kemampuan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas.
“Di medan ketinggian ini, kita menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kemampuan, keberanian, profesionalisme, dan kepedulian terhadap sesama. Bagi insan SAR, kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi juga untuk diisi dengan pengabdian,” lanjutnya.
Budiono menegaskan, pengabdian tersebut tercermin dalam setiap tugas kemanusiaan yang dilakukan personel SAR ketika membantu masyarakat yang menghadapi musibah maupun berada dalam kondisi darurat.
“Setiap kali kita hadir membantu masyarakat yang mengalami musibah, setiap kali kita menembus medan yang sulit, dan setiap kali kita berusaha menyelamatkan satu jiwa, di situlah kita memberikan makna nyata bagi kemerdekaan,” katanya.












