Menurutnya, berbagai rangkaian kegiatan telah dirancang untuk menyemarakkan pelaksanaan MTQ Nasional, mulai dari kirab hadroh dalam prosesi pembukaan, festival hadroh tingkat nasional, hingga expo kaligrafi dan kawasan halal food.
Selain itu, Pemkot Semarang juga menyiapkan pengembangan destinasi wisata religi, termasuk penguatan desa wisata serta kawasan bersejarah seperti Pasar Johar dan Kota Lama sebagai bagian dari daya tarik bagi tamu dan kafilah.
Dari sisi infrastruktur, penataan kawasan utama Simpang Lima terus dikebut. Pekerjaan tersebut mencakup pembenahan drainase, pengendalian banjir, penyiapan titik parkir, serta rekayasa lalu lintas guna memastikan kenyamanan peserta dan tamu yang diperkirakan mencapai sekitar 8.000 kafilah dari seluruh Indonesia.
Keterlibatan masyarakat juga menjadi perhatian utama. Pemkot menggandeng berbagai organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan, hingga pelaku UMKM untuk mengisi rangkaian kegiatan di sepanjang area utama pelaksanaan.












