Agustina menambahkan bahwa keselamatan peserta, pengisi acara, dan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem membuat pelaksanaan kegiatan tidak memungkinkan untuk dilanjutkan.
“Kami memahami besarnya antusiasme masyarakat. Namun dalam situasi seperti ini, keselamatan harus menjadi yang utama. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami kepada warga Kota Semarang,” lanjutnya.
Pemerintah Kota Semarang bersama panitia saat ini tengah mengkaji kemungkinan penjadwalan ulang kegiatan tersebut. Langkah ini diambil agar semangat kebersamaan dan kemeriahan acara tetap dapat dirasakan masyarakat pada waktu yang lebih aman dan kondusif.
Di akhir pernyataannya, Wali Kota mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.












