Ia menegaskan, tema yang diusung bukan sekadar slogan, melainkan menjadi komitmen bersama dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dengan tetap mengedepankan kesejahteraan pekerja.
“Kami ingin menciptakan Kota Semarang yang kondusif, pro investasi, sehingga perusahaan dapat berkembang dan investor datang. Namun di sisi lain, kesejahteraan buruh juga harus terus meningkat. Hubungan industrial yang harmonis akan melahirkan suasana kerja yang profesional dan saling mendukung,” katanya.
Sumartono menjelaskan, keberhasilan kegiatan tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kota Semarang, Dinas Tenaga Kerja Kota Semarang, BPJS Ketenagakerjaan Kota Semarang hingga H. Faisol selaku pemilik Kolam Pemancingan Haji Faisol.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan hadiah bagi para juara, doorprize, konsumsi, hingga fasilitas pendukung lainnya.












