“Mahasiswa diberikan materi dan praktik mengenai tata cara table manner sesuai standar perhotelan. Dengan menghadirkan praktisi hotel secara langsung, mahasiswa memperoleh wawasan yang aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan industri,” ujarnya.
Desika menambahkan, pelatihan tersebut menjadi salah satu bentuk pembelajaran penting bagi mahasiswa pariwisata karena membantu mereka memahami standar pelayanan yang berlaku di industri hospitality.
Melalui kegiatan itu, mahasiswa tidak hanya mempelajari teori tentang etika pelayanan, tetapi juga dapat menerapkannya secara langsung dalam situasi yang menyerupai kondisi kerja sebenarnya.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi, rasa percaya diri, serta kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja, khususnya di bidang perhotelan dan pariwisata,” katanya.
Sementara itu, General Manager Hotel Grasia Semarang, David Lesmana, menekankan pentingnya keterampilan, sikap profesional, dan etika pelayanan bagi mahasiswa yang akan berkarier di industri perhotelan.












