BeritaRegional

Mitigasi Bencana Inklusif, Disabilitas di Semarang Didorong Mandiri saat Krisis

17
×

Mitigasi Bencana Inklusif, Disabilitas di Semarang Didorong Mandiri saat Krisis

Sebarkan artikel ini

Dalam simulasi tersebut, peserta mendapatkan penjelasan rinci mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana terjadi.

Ketua LINKK Semar, Fita, menjelaskan bahwa organisasinya merupakan wadah kolaboratif yang bertujuan membangun sistem penanggulangan bencana yang inklusif, setara, dan berkeadilan.

LINKK Semar berperan sebagai penghubung antara pemerintah, komunitas disabilitas, relawan, dan masyarakat umum dalam seluruh tahapan penanggulangan bencana, mulai dari mitigasi hingga pemulihan pascabencana.

Sementara itu, Ketua Bidang Kajian dan Penanggulangan Bencana LINKK Semar, Wishnu Pratomo, memberikan pemaparan terkait jenis-jenis bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Semarang.

Ia juga menjelaskan cara mengenali tanda-tanda bencana serta langkah penanganan yang disesuaikan dengan ragam disabilitas.