Prestasi terbaik Kota Semarang kemudian tercipta pada nomor Naga Halang Rintang.
Dalam pertandingan tersebut, tim tuan rumah bersaing ketat dengan Kota Tegal. Kedua tim sama-sama mencatatkan waktu 1 menit 16 detik tanpa kesalahan.
Karena hasil pertandingan imbang, kedua tim seharusnya menjalani pertandingan ulang.
Namun, Kota Tegal memutuskan mengundurkan diri lantaran salah satu personelnya mengalami cedera.
Kondisi tersebut membuat Kota Semarang berhak mendapatkan medali emas, sedangkan medali perunggu diraih kontingen Surakarta.
Persaingan kembali berlangsung sengit pada nomor Barongsai Halang Rintang. Kota Surakarta yang tampil lebih dahulu berhasil mencatatkan waktu 36 detik tanpa kesalahan.
Tim Kota Semarang sebenarnya mampu mencatatkan waktu lebih cepat, yakni 34 detik. Namun, salah satu pemain dinyatakan keluar dari jubah oleh juri sehingga mendapatkan penalti tambahan waktu lima detik.












