Dengan demikian, catatan akhir Kota Semarang menjadi 39 detik. Surakarta pun keluar sebagai peraih medali emas, disusul Kota Semarang dengan medali perak dan Kabupaten Kudus yang membawa pulang medali perunggu dengan catatan waktu 50 detik.
Wakil Ketua Federasi Olahraga Barongsai Indonesia (FOBI) Kota Semarang, Robert, mengapresiasi perjuangan para atlet dan staf pelatih yang telah bekerja keras hingga berhasil mempersembahkan medali emas.
“Puji Tuhan, pada hari pertama ini tim FOBI Kota Semarang mendapatkan satu medali emas. Kota Semarang berpartisipasi di 10 nomor yang dipertandingkan pada Porprov tahun ini dan targetnya juara umum,” kata Robert.
Robert yang juga menjadi salah satu staf pelatih menilai persaingan antarkontingen pada Porprov Jateng 2026 semakin kompetitif. Sejumlah daerah dinilai menunjukkan peningkatan kemampuan yang cukup signifikan.












