Dalam kesempatan tersebut, Mangontang juga menyerahkan benih padi varietas MSP 65 kepada Pemerintah Kota Semarang. Benih tersebut direncanakan untuk ditanam sebagai demonstrasi plot (denplot) atau lahan percontohan di Kota Semarang.
Varietas MSP 65 tersebut memiliki masa panen atau umur genjah sekitar 60 hari. Dalam uji coba penanamannya, direncanakan menggunakan pupuk hayati yang berasal dari hasil pengolahan limbah. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari pengembangan keterkaitan antara pengelolaan sampah dan kebutuhan pertanian.
Agustina berharap berbagai gagasan tersebut dapat dikembangkan secara bertahap sehingga TPA Jatibarang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pemrosesan akhir, tetapi juga menjadi pusat pengolahan sampah organik yang produktif dan memberikan manfaat ekonomi.
Meski demikian, realisasi program membutuhkan persiapan fasilitas pendukung, pengujian teknologi, serta penyusunan skema kerja sama dengan berbagai pihak.












