“Minggu sore ini kami menerima informasi adanya remaja yang diduga tenggelam di Sungai Laes, Desa Penggarit, Kecamatan Taman, Pemalang, saat berlatih dayung,” kata Budiono.
“Mereka berlatih dalam situasi debit sungai meningkat dan arus cukup deras akibat hujan di wilayah hulu sungai,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, dugaan sementara perahu kayak yang digunakan korban terbalik akibat derasnya arus sungai sehingga keduanya tercebur dan terseret arus.
“Diduga perahu kayak yang dipakai untuk berlatih terbalik dan mereka tercebur ke sungai lalu terseret arus hingga tenggelam dan hilang,” jelasnya.
Tim SAR gabungan bersama unsur relawan dan warga setempat kemudian melakukan pencarian di sepanjang aliran sungai.
Namun, proses pencarian terkendala kondisi gelap dan minimnya pencahayaan di lokasi kejadian.
Hingga Minggu malam, kedua korban belum ditemukan. Operasi pencarian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan kembali pada Senin, 25 Mei 2026.












