Menurutnya, kerja sama tersebut sangat relevan dengan rencana pengembangan yang tengah dipersiapkan PDAM Kota Semarang. Dalam waktu dekat, PDAM akan mendapat kepercayaan untuk mengelola instalasi pengolahan air limbah (wastewater treatment) serta pengembangan pembangkit listrik tenaga air di kawasan Jatibarang.
“Ini sangat tepat sekali. Kami segera menindaklanjuti kerja sama ini, terutama terkait pengelolaan sumber daya air dan hydropower. Tidak lama lagi kami akan menyusun konsep-konsep kerja sama melalui Polines,” imbuhnya.
Dalam kerja sama tersebut, PDAM akan memperoleh akses terhadap teknologi yang lebih maju dari mitra di Tiongkok. Sebagai bentuk timbal balik, PDAM juga membuka kesempatan magang bagi mahasiswa Polines maupun mahasiswa dari Guizhou untuk mendapatkan pengalaman langsung di industri pengelolaan air.
“Kami akan menyerap teknologi yang ada. Kemudian jika ada program magang industri dari Polines maupun Guizhou, nantinya akan kami tempatkan di PDAM,” ucapnya.












