Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga bergerak cepat memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi, mulai dari penyediaan logistik harian hingga akses air bersih agar warga tetap dapat menjalani aktivitas dengan layak selama masa pengungsian.
Selain itu, Agustina meminta jajaran terkait menyiapkan lokasi pengungsian yang aman dan nyaman dengan memanfaatkan fasilitas yang tersedia di sekitar lokasi.
Di sisi lain, koordinasi lintas instansi terus dilakukan, termasuk dengan Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana mengingat lokasi longsor berada di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang membutuhkan penanganan lintas kewenangan.
Tak hanya fokus pada penanganan darurat, Pemkot Semarang juga mulai menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang.
Salah satunya melalui penguatan struktur tanah dengan pembangunan talud maupun bronjong di sejumlah titik rawan longsor guna mencegah bencana susulan.












