Selain kegiatan utama di kawasan Tugu Muda, peringatan tahun ini juga dimeriahkan dengan pameran kesejarahan di Lawang Sewu dan bazar usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pameran arsip bertajuk Dari Semarang Kita Mulai berlangsung pada 14–20 Oktober 2026 di Lawang Sewu dan Rumah PoHan.
Pameran tersebut menghadirkan dokumentasi sejarah, kelas terbuka, serta diskusi literasi kesejarahan untuk memperluas akses masyarakat terhadap informasi mengenai perjalanan sejarah Kota Semarang.
Agustina menegaskan, peringatan Pertempuran Lima Hari akan terus dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya menjaga ingatan kolektif masyarakat terhadap sejarah perjuangan bangsa sekaligus meneruskan cita-cita kemerdekaan.
Ia berharap nilai keberanian, persatuan, dan pengabdian yang diwariskan para pejuang dapat terus hidup dalam kehidupan masyarakat, sehingga Kota Semarang tetap menjadi tempat yang nyaman, aman, dan tenteram bagi generasi mendatang.***












