Bagi USM, kolaborasi tersebut menjadi salah satu bentuk keterbukaan kampus terhadap berbagai pihak, termasuk dunia profesional, industri, media, dan masyarakat.
Rektor USM Dr. Supari mengatakan, perguruan tinggi memiliki peran yang lebih luas dibanding sekadar tempat berlangsungnya kegiatan akademik.
“Kampus tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya kegiatan akademik, tetapi juga dapat menjadi ruang bertemunya berbagai pihak, termasuk dunia profesional, industri, media, dan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Founder dan CEO PR Indonesia, Asmono Wikan, mengapresiasi kolaborasi dengan USM dalam penyelenggaraan PRIWOLA 2026.
Menurut Asmono, kerja sama tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan penyediaan tempat untuk kegiatan.
Lebih dari itu, kolaborasi antara PR Indonesia dan USM dinilai dapat memperkuat hubungan antara dunia media dan akademisi.












