Regional

Resmikan TPU Pancasila, Agustina Wilujeng Tegaskan Toleransi Semarang hingga Akhir Kehidupan

12
×

Resmikan TPU Pancasila, Agustina Wilujeng Tegaskan Toleransi Semarang hingga Akhir Kehidupan

Sebarkan artikel ini

Bagi Agustina, keberadaan TPU Pancasila bukan sekadar menyediakan tempat pemakaman. Lebih dari itu, kawasan tersebut menjadi gambaran bagaimana keberagaman dan toleransi terus dirawat di Kota Semarang.

“Kota Semarang menjaga warganya dari dalam kandungan sampai meninggal dunia. Toleransi dan keseimbangan hidup terus kita jaga di kota ini,” ujar Agustina.

Menariknya, keberagaman itu juga tercermin dalam penataan vegetasi di kawasan TPU Pancasila.

TPU tersebut mengakomodasi tujuh agama dan kepercayaan dengan menggunakan jenis pohon tertentu sebagai identitas masing-masing kawasan.

Pohon asem ditanam untuk kawasan Islam, beringin untuk Hindu, jati untuk penghayat kepercayaan, cemara untuk Kristen, sawo kecik untuk Katolik, bambu kuning untuk Konghucu, serta pohon Bodhi untuk Buddha.

Konsep tersebut membuat kawasan pemakaman tidak hanya menjadi ruang peristirahatan terakhir, tetapi juga bagian dari ruang hijau yang memberikan nilai ekologis bagi lingkungan sekitar.