Agustina berharap kolaborasi lintas sektor tersebut terus menjadi pijakan dalam membangun Kota Semarang yang berkelanjutan sekaligus menjaga toleransi di tengah keberagaman masyarakat.
“Ketiga hal ini saling berkaitan. Penyediaan ruang publik yang inklusif, kelestarian lingkungan, dan bantuan hunian warga hanya bisa terwujud jika kita terus menjaga semangat gotong royong,” pungkas Agustina.***












