“Kota Semarang terus membuka ruang kreatif bagi generasi muda. Melalui ajang Lawang Sewu Short Film Festival, kita ingin melahirkan sineas yang mampu membawa potensi daerah, budaya, dan isu-isu strategis seperti lingkungan hidup ke panggung dunia,” ujar Wali Kota Semarang yang akrab disapa Agustina itu.
Dukungan terhadap sineas muda tersebut salah satunya diwujudkan melalui program Lawang Sewu Film Fund yang menjadi bagian dari rangkaian LOFF 2026.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Indriyasari, menjelaskan program tersebut tidak hanya memberikan dukungan pendanaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan bagi sineas sejak tahap pengembangan ide hingga karya siap dipublikasikan.
“Program ini mendampingi peserta sejak tahap pengembangan ide, proses produksi, hingga promosi karya kepada masyarakat,” kata Indriyasari, Senin (3/8/2026).












