Karena itu, kompetisi secara berkelanjutan diperlukan untuk mempertemukan atlet dari berbagai daerah sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi pemain yang tengah berkembang.
Agustina juga memberikan perhatian khusus terhadap pembinaan atlet usia muda.
Hal itu tercermin dari adanya kategori Kelompok Umur (KU)-14 putra dan putri dalam turnamen tersebut.
Ia menilai, kelompok usia tersebut merupakan bagian penting dalam menyiapkan regenerasi atlet padel di masa mendatang.
“Kelompok usia 14 putra dan putri inilah yang nantinya akan menjadi harapan untuk bisa berada di dalam posisi atlet berprestasi. Namun tidak menutup kemungkinan, kelompok usia 14 putra dan putri ini juga nanti akan dikembangkan di banyak turnamen yang akan dilaksanakan di Kota Semarang,” ujarnya.
Kolaborasi Tanpa APBD
Turnamen Piala Wali Kota Semarang 2026 juga menjadi contoh kolaborasi berbagai pihak dalam pengembangan olahraga.












