Kebuntuan akhirnya pecah menjelang akhir babak pertama. Kota Semarang berhasil mencetak dua gol pada menit ke-22 dan ke-25 untuk menutup paruh pertama pertandingan dengan keunggulan 2-0.
Namun, keunggulan tersebut tidak membuat pertandingan berjalan lebih mudah bagi tuan rumah.
Memasuki babak kedua, Surakarta tampil lebih agresif dan berusaha membalikkan keadaan.
Yudha kembali menunjukkan ketangguhannya dengan menggagalkan empat tembakan beruntun pemain Semarang.
Di sisi lain, Surakarta perlahan menemukan ritme permainan dan mulai memberikan tekanan lebih besar.
Upaya tersebut membuahkan hasil setelah Tama, pemain bernomor punggung 9, mencetak gol yang memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Surakarta kemudian semakin percaya diri hingga Yoga, pemain bernomor punggung 4, sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Situasi itu membuat pertandingan semakin menegangkan. Kota Semarang dituntut kembali menemukan celah di pertahanan lawan agar kemenangan di laga perdana tidak lepas dari genggaman.












