Evaluasi tersebut menjadi bagian penting dari persiapan menghadapi Wonogiri.
Tim pelatih juga akan mempelajari kemungkinan perbedaan karakter permainan lawan agar para pemain dapat tampil lebih efektif pada pertandingan selanjutnya.
“Dan tentunya mengantisipasi cara bermain lawan yang cukup berbeda dengan pertandingan hari ini,” katanya.
Di kubu Surakarta, asisten pelatih Muhammad Noor Latif Ramadhan mengakui timnya membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan kondisi lapangan.
Menurutnya, hal tersebut turut memengaruhi perkembangan permainan anak asuhnya, terutama pada babak pertama.
“Anak-anak semangatnya agak telat tadi, sehingga gol-gol tercipta agak terlambat. Namun, patut diapresiasi,” kata Latif.
Bagi Kota Semarang, kemenangan atas Surakarta bukan sekadar hasil positif pada pertandingan pembuka.
Laga tersebut juga menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki efektivitas serangan dan menjaga konsistensi permainan ketika menghadapi tekanan.












