Memasuki babak kedua, pertandingan semakin menarik. Semarang berhasil membalikkan keadaan menjadi 2-1 lewat gol Rizki Desta Putra pada menit ke-21.
Akan tetapi, Kebumen kembali menunjukkan perlawanan melalui gol kedua Zainal Arifin pada menit ke-23 yang mengubah skor menjadi 2-2.
Semangat untuk mempertahankan gelar juara membuat Semarang terus berupaya menekan pertahanan lawan.
Hasilnya, Rizki Desta Putra kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-36 sekaligus membawa Semarang unggul 3-2.
Sayangnya, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir. Memasuki empat menit terakhir, Kebumen menerapkan strategi power play dengan memanfaatkan kiper terbang.
Strategi berisiko itu akhirnya membuahkan hasil setelah Farid Angga Aditya mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-39.
Skor 3-3 memaksa kedua tim menentukan nasib melalui adu penalti. Dalam babak tersebut, tiga penendang Semarang berhasil menjalankan tugasnya.












